Pages

Showing posts with label Lirik Nasyid. Show all posts
Showing posts with label Lirik Nasyid. Show all posts

Monday, November 23, 2009

Jalan Pulangku


Jalan Pulangku
UNIC

Tundukku malu di depanMu
Kerna ku insan berdosa
Ku adukan sesalanku
Apakah kan kau terima

Kesunyian ini sedarkan diriku yg lena
Tinggalkan semalam yg nanah
Lantas meratap hinakan ku pada sempurnaMu
Terpaut aku tak berpaling

Ku Bersyukur hanya padamu Tuhan
Kau temukan laluanku pulang
Dan cintaMu bagai air di tandus sahara
Buatku melepas dahaga

Suburkan cahaya
Menerangi langkahku
Semaikan segala kiasan indah cintamu

Kumohon Kau tenangkan gusar hatiku yg rawan
Bimbang Kau singkirkan taubatku
Kurayu Kau hulurkan keampuanMu padaku
Kelakku kuzalimi diriku

Janjiku padaMu
Abdikan seluruh jiwa
Sehingga tiba masanya
Kau seru hujung nyawaku

Tak kutemu
Dimanakah hentinya
Rayuan taubatku padaMu


Wednesday, October 21, 2009

Kias Cinta


Kias Cinta
Suhaimi (x-inteam)

Seandainya dunia tiada warna
Tetap kan kukagumi
Indah maya alam ciptaannya
Kudrat-Nya kuagungi

Namun jalin warna
Zahirlah sang pelangi
Menyisih mendung menambat seri
Terbias sebuah cahaya
Nyata ilham di alam mimpi
Betapa kusyukuri nikmatnya
Ku pasti...

Begitu kias cinta
Hadir menghuni jiwa
Menyatu sejuta rasa
Kurnia penuh bermakna
Tika dalam gelita
Atau sepi kembara
Dihadirkan rasa cinta
Sisih segala duka anugerah dari-Nya

Hanyalah cinta-Nya
Yang amat kuharapkan
Tiada lain yang jadi rayuan
Namun Dia Maha Mengerti
Tak mampu insan bersendiri
Menempuh dugaan yang menguji
Naluri...

Cinta kiasan cinta

Begitu kias cinta
Hadir menghuni jiwa
Menyatu sejuta rasa
Kurnia penuh bermakna
Tak akan kupersia
Limpah rahmat Yang Esa
Bagaikan jalinan warna
Yang menyulam cahaya
Biasan kasihnya

Moga tak diuji
Asyik cinta duniawi
Mengharap teduh redho ilahi
Kerna segala kurnia
Hadirnya hanya pinjaman
Sungguh kusyukuri kesempatan
Bahagia...



___________


Kiasan cinta Ilahi tergambar dalam biasan kurniaan dan helaian-helaian perasaan yang difitrahkan dalam diri insan. Seketika terjatuh dan tersungkur kerana kedukaan dan kekecewaan, terlukanya dan parahnya hati sehingga kolam airmata sudah semakin mengering.


Di saat ini, barulah diri benar-benar merasai bahawa cinta-Nya mengatasi segala-galanya.

Dia memberikan penawar dan mengubati duka hati dengan janji-Nya yang pasti.

Kembara hidup kita yang merasa keseorangan, Dialah yang setia menemani dan menghiburkan kesepian hati.
Dia menghulurkan kasih dan bantuan-Nya tika yang lain hanya melihat tersungkurnya kita di perjalanan kehidupan dunia.
Hanya Dia-lah yang sudi menerima cinta kita ketika keikhlasan hati yang pernah dihulurkan tidak dihargai oleh yang lain.
Subhanallah, ingin sekali untuk selalu merasainya. Kiasan cinta Ilahi sungguh agung. Izinkanlah ya Allah..


laman asal: jalan-sehala.blogspot.com

Sunday, October 11, 2009

Jalan Pulang


Jalan Pulang
Syifa’ & Saujana

Di sepertiga malam
Terimbau kisah lama
Di sudut mata hati
Terlintas segala
Noda-noda yg lalu
Bagai laut tak bertepi
Takut mencengkam diri
Dimana jalan kembali

Cintaku padamu
Walau jauh tersimpang terkandas
Tetap kumencari
Cintamu padaku
Tunjukkalah jalan pulang
Lebarkan lembayung rahmatmu
Dengan cahaya imanmu oh tuhan

Ya Allah ya tuhanku
Bagaimana harus ku tebus dosa-dosaku
Tak sanggup aku menjadi
Daun kering ditiup angin
Di padang mahsyarmu oh tuhan

Ya Allah ya tuhanku
Sucikanlah titik hitam di dalam jiwaku
Tak sanggup aku menjadi
Daun kering ditiup angin
Di padang mahsyarmu oh tuhan

Taubatku
Terima taubatku
Ampuni dosaku
Agar dapatku mencari jalan pulang

____________

Mencari jalan pulang setelah terkandas di pertengahan jalan.Jika hati sudah tidak terkesan dengan dosa-dosa lalu, petanda hati dipenuhi noda-noda. Astaghfirullahal azhim.. Mulalah memohon sebanyak-banyak keampunan dari yang Maha Pengampun, Yang maha Memberi Rahmat-Nya. Memohon hati yang baru jika sudah terlalu kotor. Ya Allah sucikan kembali hati ini.



اللهُمَّ آتِ نَفْسِيْ تَقْوَاهَا َوزَكِّهَا أنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا
Maksudnya: Ya Allah, berikanlah ketaqwaan kepadaku dan sucikanlah ia, kerana Engkaulah sebaik-baik Tuhan yang menyucikan, Engkau pelindung dan memeliharanya.

© Laman asal: jalan-sehala.blogspot.com
WardahRazali